Palu PSNews.site – Gubernur Sulawesi Tengah, dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menyampaikan cita-cita besar pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai “raja durian dunia.”
Menurutnya, potensi durian Sulawesi Tengah sangat besar untuk terus dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.
“Cita-cita kita, Sulawesi Tengah menjadi raja durian dunia,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Durian Vulcano Indonesia telah diluncurkan sebagai salah satu identitas sekaligus bagian dari strategi memperkuat branding durian asal Sulawesi Tengah.
Anwar menegaskan, perjuangan untuk membawa durian Sulawesi Tengah ke pasar ekspor bukanlah sesuatu yang baru dimulai.
Upaya tersebut telah berlangsung sejak sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur dan terus dikembangkan hingga saat ini.
“Berbicara ekspor merupakan rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan begitu lama.
Perjuangan Sulawesi Tengah melakukan ekspor sudah berlangsung lama, sejak sebelum saya menjadi gubernur,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, ekspor perdana durian Sulawesi Tengah telah dilakukan pada 2025 dan kegiatan ekspor tersebut terus berjalan hingga saat ini.
Menurutnya, salah satu aspek terpenting dalam menjaga keberlanjutan ekspor adalah kemampuan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan negara tujuan.
“Ekspor perdana kita lakukan 2025 kemarin, dan ekspor itu terus berjalan sampai hari ini.
Persyaratan negara tujuan menjadi penting, sehingga standar negara tujuan menjadi standar kita di sini,” jelasnya.
Karena itu, pengembangan durian Sulawesi Tengah tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan produksi.
Kualitas, keamanan pangan, konsistensi produksi, penerapan standar budidaya, hingga pemenuhan persyaratan pasar internasional juga harus menjadi perhatian bersama.
Melalui Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026, pemerintah mendorong semakin kuatnya kolaborasi dari sektor hulu hingga hilir, mulai dari petani, pelaku usaha, pemerintah, lembaga karantina, hingga sektor perdagangan.

Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjadikan durian Sulawesi Tengah sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki daya saing di pasar dunia.
Dengan potensi yang dimiliki, Sulawesi Tengah optimistis dapat berkembang menjadi salah satu sentra utama durian dunia.
Pengembangan komoditas ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah juga diharapkan memanfaatkan momentum tersebut dengan mengunjungi area Pasar Tani dan mendukung berbagai produk unggulan petani serta UMKM lokal yang ditampilkan selama kegiatan.
Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026 menjadi momentum untuk membuktikan bahwa durian Sulawesi Tengah bukan sekadar “raja buah” di pasar domestik, tetapi memiliki peluang besar untuk menjadi raja durian di pasar dunia.
Redaksi: Rudi Ch
Tidak ada komentar