MENU Minggu, 08 Nov 2026

Kesepakatan Bersama Diteken, Masyarakat Pantoloan Desak KM Dorolonda Tetap Sandar di Pelabuhan Pantoloan

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Okt 2026 18:44 903 Admin 1

PALU PSNews.site – Polemik keberlanjutan pelayanan kapal penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendapat perhatian serius berbagai pihak. Masyarakat bersama sejumlah pemangku kepentingan akhirnya menandatangani berita acara kesepakatan bersama yang menegaskan agar KM Dorolonda tetap bersandar di Pelabuhan Pantoloan.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui pertemuan yang berlangsung di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan dihadiri Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan KSOP Teluk Palu, PT Pelni, PT Pelindo, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Persatuan Masyarakat Pantoloan, lembaga adat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam berita acara yang ditandatangani bersama, para pihak menegaskan bahwa pelayanan kapal penumpang Pelni, khususnya KM Dorolonda, harus tetap dilaksanakan di Pelabuhan Pantoloan, termasuk pada jadwal pelayaran 31 Oktober 2026 dan seterusnya.

Kesepakatan Tahun 2025 Jadi Dasar Tuntutan

Keputusan tersebut merujuk pada kesepakatan sebelumnya yang telah dibangun pada Desember 2025, yakni pelayanan kapal Pelni tetap berlangsung di Pelabuhan Pantoloan.

Apabila terdapat rencana perubahan lokasi sandar kapal, seluruh pihak yang terlibat dalam kesepakatan sebelumnya wajib dilibatkan kembali melalui komunikasi dan pembahasan bersama.

Para pihak menilai perubahan kebijakan tanpa melibatkan unsur masyarakat berpotensi menimbulkan keresahan dan ketegangan sosial.

Karena itu, mereka meminta agar kesepakatan yang telah dibuat dihormati serta menjadi dasar pengambilan kebijakan terkait pelayanan transportasi laut.

Minta Pemerintah Pusat Segera Turun Tangan

Melalui kesepakatan tersebut, masyarakat Pantoloan bersama para pemangku kepentingan meminta Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, segera memberikan kepastian mengenai keberlanjutan pelayanan kapal Pelni di Pelabuhan Pantoloan.

Perwakilan masyarakat juga meminta agar berita acara kesepakatan segera diteruskan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan tindak lanjut.

Mereka berharap KM Dorolonda tetap melayani penumpang di Pelabuhan Pantoloan hingga terdapat keputusan baru yang dibahas dan disetujui bersama oleh seluruh pihak terkait.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepastian pelayanan transportasi laut sekaligus mencegah munculnya konflik antara masyarakat dan pihak berwenang.

Camat Tawaeli Imbau Masyarakat Tetap Kondusif

Sementara itu, Camat Tawaeli dalam penyampaiannya mengapresiasi masyarakat Pantoloan yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, dan kepentingan umum.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pantoloan yang telah menunjukkan komitmennya dalam menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga hubungan baik dengan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan.

Menurutnya, penyampaian aspirasi secara damai menjadi langkah positif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat tanpa mengganggu aktivitas transportasi maupun pelayanan publik.

Pertemuan tersebut turut mendapat pengamanan aparat kepolisian dan TNI guna memastikan situasi tetap kondusif.

Melalui kesepakatan bersama ini, masyarakat Pantoloan berharap pemerintah pusat segera memberikan keputusan yang jelas terkait keberlanjutan pelayanan KM Dorolonda dan kapal penumpang Pelni lainnya di Pelabuhan Pantoloan.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah bersama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial dan keberlangsungan transportasi laut di Kota Palu.

Liputan : Tzr

Editor : Safrudin.Ch

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA