MENU Minggu, 08 Nov 2026

Abcandra Muhammad Akbar Supratman Pimpin PSSI Sulteng, Fokus Pembinaan Usia Dini dan Kompetisi Lokal

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Nov 2026 05:25 431 Admin 1

PALU, PSNews.site – Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sulawesi Tengah yang digelar di Hotel Santika, Minggu (8/11/2026), menetapkan Abcandra Muhammad Akbar Supratman sebagai Ketua PSSI Sulawesi Tengah.

Usai terpilih, Abcandra menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan organisasi serta memperkuat pembinaan sepak bola di Sulawesi Tengah, khususnya pada kelompok usia dini.

Ia mengatakan, amanah yang diberikan melalui KLB tersebut akan menjadi titik awal untuk membangun sepak bola Sulteng secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, pembinaan pemain muda merupakan fondasi penting dalam menyiapkan regenerasi atlet sekaligus melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Langkah awal kita adalah memperkuat pembinaan usia dini dan mempersiapkan generasi penerus sepak bola Sulteng. Ini menjadi fondasi fundamental bagi kemajuan sepak bola daerah,” ujarnya.

Abcandra juga menyampaikan rencana menyusun kepengurusan baru dengan melibatkan orang-orang yang memiliki kapasitas, komitmen, dan keseriusan dalam memajukan sepak bola.

Selain pembenahan organisasi, ia mengumumkan rencana menghidupkan kembali kompetisi resmi melalui 8 Cup sebagai salah satu program strategis Asprov PSSI Sulteng.

Kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus membangkitkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola daerah.

Abcandra menegaskan, dirinya ingin memberikan ruang lebih besar kepada talenta lokal agar memiliki kesempatan berkembang dan menjadi bagian dari masa depan sepak bola Indonesia.

Terkait program jangka pendek, ia menargetkan pembenahan struktural organisasi melalui agenda kerja 100 hari pertama. Ia menekankan pentingnya kerja nyata dibandingkan kegiatan yang hanya bersifat seremonial.

“Kita ingin mengurangi kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah tindakan dan hasil kerja nyata. Sepak bola membutuhkan pengabdian, komitmen, serta kerja bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, insan sepak bola, klub, dan masyarakat, untuk bersinergi membangun ekosistem sepak bola Sulawesi Tengah.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Abcandra berharap PSSI Sulteng mampu menghadirkan pembinaan yang lebih terstruktur, kompetisi berkelanjutan, serta melahirkan pemain-pemain lokal yang dapat memperkuat sepak bola Nasional.

Liputan : Safrudin Ch

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA