PALU, PelitaSultengNews.Site** – Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah, Arus Abdul Karim, menargetkan perolehan 11 kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Target tersebut menjadi bagian dari strategi partai untuk memperkuat posisi politik sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Target tersebut disampaikan Arus Abdul Karim, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sulawesi Tengah, saat ditemui awak media di Kantor DPD Partai Golkar Sulteng, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (20/10/2026).
Menurut Arus, momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan soliditas kader, serta mematangkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
“Insya Allah, target kita di tingkat provinsi adalah 11 kursi. Kita ingin menang dan meningkatkan perolehan kursi, baik di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi,” tegasnya.
Selain membidik peningkatan kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Golkar juga menargetkan posisi strategis di sejumlah DPRD kabupaten dan kota.
Di Kota Palu, Golkar berambisi merebut kursi Ketua DPRD setelah saat ini menempati posisi wakil ketua. Sementara di Kabupaten Donggala, partai berlambang pohon beringin tersebut menargetkan kadernya masuk dalam unsur pimpinan DPRD.
Penguatan basis politik juga menjadi perhatian Golkar di Kabupaten Parigi Moutong dan sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing partai pada kontestasi politik mendatang.
Arus menilai, peningkatan perolehan kursi legislatif merupakan modal penting untuk memperkuat posisi politik Golkar, termasuk dalam menghadapi pemilihan kepala daerah.
“Kalau kita mampu meraih kursi Ketua DPRD, tentu posisi politik Golkar akan semakin kuat untuk mendorong kader terbaik maju dalam pemilihan kepala daerah,” jelasnya.
Ia juga menyinggung keberhasilan Golkar mempertahankan kursi pimpinan DPRD Kabupaten Morowali Utara selama dua periode. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi modal politik yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan di daerah lain.
Meski telah menetapkan target perolehan kursi legislatif, Arus menegaskan bahwa Golkar belum menentukan figur yang akan diusung dalam pemilihan gubernur maupun pemilihan kepala daerah lainnya.
“Kita belum memikirkan siapa orangnya. Tetapi target politik sudah kita susun. Yang terpenting sekarang bagaimana memperkuat perolehan kursi legislatif,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar di Sulawesi Tengah bekerja maksimal, memperkuat struktur organisasi hingga tingkat daerah, serta menjaga soliditas dalam menjalankan agenda politik partai.
Arus menegaskan, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja bersama seluruh kader dan pengurus agar Golkar mampu meningkatkan perolehan kursi sekaligus memperkuat posisinya dalam peta politik Sulawesi Tengah.
“Hanya satu kata, kita harus menang pada Pemilu 2029,” pungkasnya.
Penulis: Rudi.Ch
Tidak ada komentar