PALU PSNews.site – Ketua DPD Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sulawesi Tengah, H. Rusdi Mastura, menegaskan bahwa PRI ke depan harus hadir sebagai partai yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat. Menurutnya, politik tidak boleh berhenti pada perebutan kekuasaan, tetapi harus diterjemahkan dalam program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rusdi Mastura menyebut penguatan nasionalisme, persatuan bangsa dan peningkatan ekonomi rakyat menjadi bagian penting dari arah perjuangan PRI.
Ia mencontohkan sektor pertanian dan peternakan sebagai bidang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya melalui program peremajaan tanaman kelapa dengan bibit unggul sehingga produktivitas petani dapat meningkat.
“Bagaimana kita meningkatkan pendapatan rakyat. Apa yang bisa kita lakukan, harus kita dorong. Kelapa harus diremajakan dengan bibit yang bagus supaya produksinya meningkat,” kata Rusdi.
Menurutnya, pemerintah juga perlu mengarahkan belanja APBN maupun APBD pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Belanja pemerintah, kata dia, harus mampu menggerakkan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Rusdi juga menyoroti pentingnya membangun keterkaitan antara sektor pertanian, peternakan, industri hingga pasar ekspor. Potensi komoditas daerah, menurutnya, jangan hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi harus didorong menjadi produk bernilai tambah.
Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi bagian penting dalam membuka akses produksi masyarakat menuju pasar.
“Kalau yang kita tanam besar tetapi tidak ada pasar, bagaimana? Kita harus pikirkan ekspor. Produksi masyarakat harus terhubung dengan pasar,” ujarnya.
PRI Bidik Struktur hingga Tingkat Desa
Dalam konsolidasi organisasi, Rusdi mengatakan PRI terus melakukan pembentukan struktur partai mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan desa.
Ia menegaskan, proses tersebut harus dilakukan secara serius agar kader yang nantinya mendapatkan mandat benar-benar memiliki komitmen terhadap perjuangan partai.
Menurut Rusdi, PRI tidak ingin terburu-buru memberikan kartu tanda anggota maupun jabatan kepada orang yang belum teruji komitmennya.
“Kita jangan belum apa-apa sudah memberikan KTA. Kita ingin orang-orang yang betul-betul bekerja dan punya komitmen,” tegasnya.
Ia berharap konsolidasi organisasi yang sedang berjalan dapat menjadi fondasi bagi PRI untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Dukung Pemerintahan Prabowo
Dalam arah politik nasional, Rusdi Mastura menyatakan dukungannya terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai sejumlah gagasan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa, memiliki tujuan yang baik apabila dilaksanakan dengan tepat.
Rusdi secara khusus berharap koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat desa dan mengurangi ketergantungan petani maupun nelayan kepada tengkulak.
“Koperasi kita harapkan bisa menjadi pengganti toke-toke di desa. Hasil masyarakat bisa dibeli, kemudian didistribusikan sehingga nilai ekonomi masyarakat meningkat,” katanya.
Menurutnya, koperasi seharusnya tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi benar-benar menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Target PRI Masuk Tiga Besar
Rusdi juga menyampaikan optimisme terhadap perkembangan PRI di Sulawesi Tengah. Konsolidasi organisasi, menurutnya, terus dilakukan di sejumlah kabupaten dan akan dilanjutkan hingga struktur partai terbentuk secara menyeluruh.
Ia berharap PRI mampu menjadi salah satu kekuatan politik utama dalam kontestasi mendatang.
Target tersebut, kata Rusdi, hanya dapat dicapai apabila seluruh kader bekerja serius dari tingkat provinsi hingga desa.
“Kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, saya yakin PRI bisa tumbuh dan kembali menjadi kekuatan politik,” ujarnya.
Rusdi menegaskan, dirinya tidak ingin PRI sekadar menjadi kendaraan politik menjelang pemilu. Partai tersebut harus memiliki program nyata yang dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan, membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi desa.
Ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada proyek, tetapi harus melihat dampaknya terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.
Bagi Rusdi, politik pada akhirnya harus kembali kepada kepentingan rakyat.
“Yang paling penting bagaimana kita bekerja untuk rakyat, meningkatkan pendapatan rakyat dan membuka lapangan kerja,” pungkasnya.
Liputan : Tezar
Editor : Rudy Ch
Tidak ada komentar