MENU Kamis, 24 Sep 2026

Karhutla di Pegunungan Desa Jono Ditangani Tim Gabungan, Enam Titik Api Berhasil Dipadamkan

waktu baca 3 menit
Minggu, 23 Agu 2026 15:22 113 Admin 1

SIGI PSNews.site — Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan pegunungan Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, terus dilakukan. Tim gabungan bersama masyarakat berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan penyisiran untuk mencegah kebakaran meluas ke area perkebunan warga.

 

Tim yang terlibat dalam penanganan Karhutla terdiri atas personel TNI, Polri, BPBD, ORARI, Pemerintah Desa Jono, serta masyarakat setempat. Mereka bersinergi melakukan pemantauan, pemadaman, pembersihan vegetasi di sekitar titik api, serta memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

 

Penanganan dimulai sejak Minggu pagi (23/8/2026). Sekitar pukul 08.07 WITA, tim gabungan bersama warga bergerak menuju lokasi Karhutla dengan melewati medan pegunungan yang terjal dan cukup sulit dijangkau.

 

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan dan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan. Selain memadamkan api yang terlihat, tim juga melakukan penyisiran untuk menemukan kemungkinan adanya bara atau titik api lain yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Hingga pukul 14.30 WITA, sebanyak empat titik api berhasil dipadamkan. Namun, sekitar pukul 14.50 WITA, tim kembali menemukan dua titik api yang masih menyala di lokasi berbeda.

 

Kedua titik tersebut kemudian menjadi perhatian tim gabungan. Salah satu titik api berada pada pohon kayu berukuran besar yang masih terbakar, sementara titik lainnya berada di kawasan tebing curam sehingga cukup sulit dijangkau secara langsung.

 

Untuk mengantisipasi rambatan api, personel bersama warga melakukan pembersihan rumput dan ilalang di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi bahan yang mudah terbakar dan mencegah api menjalar menuju area perkebunan maupun vegetasi di sekitarnya.

 

Proses pemadaman juga menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca yang panas, hembusan angin yang cukup kencang, serta medan pegunungan yang terjal dan curam. Kondisi tersebut membuat proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat.

 

Setelah menyelesaikan penanganan di lokasi, tim gabungan bersama warga meninggalkan kawasan Karhutla sekitar pukul 15.06 WITA. Rombongan kemudian tiba di permukiman Dusun I Desa Jono sekitar pukul 16.10 WITA dalam kondisi aman dan tertib.

 

Selain melakukan pemadaman, aparat bersama Pemerintah Desa Jono juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

 

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang. Pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat menyebar dan mengancam lahan perkebunan, kawasan hutan, serta lingkungan sekitar.

 

Penanganan Karhutla di Desa Jono menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, organisasi masyarakat, dan warga dalam mencegah meluasnya kebakaran.

 

Tim gabungan bersama masyarakat juga akan terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap titik api yang masih terpantau, sehingga kondisi di wilayah Desa Jono dapat segera dipastikan aman dan terkendali. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA