DONGGALA PSNews.site – Pemerintah Desa Toaya Vunta, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, terus mendorong percepatan pembangunan desa melalui program yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Toaya Vunta, Haerun Y. Lawisa, mengatakan setiap program pembangunan terlebih dahulu dibahas melalui musyawarah desa dengan melibatkan masyarakat.
Mekanisme tersebut dilakukan agar program yang menggunakan anggaran desa benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan warga.
“Proses perencanaan program dimulai dari musyawarah desa bersama masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itu yang kemudian kita dorong menjadi program desa,” kata Haerun, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, sejumlah program yang telah dialokasikan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) saat ini sudah memasuki tahap pelaksanaan. Salah satunya berkaitan dengan perbaikan sarana air yang diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Toaya Vunta juga memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan dan perlindungan sosial masyarakat.
Program tersebut di antaranya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta pemberian makanan tambahan bagi bayi.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, Desa Toaya Vunta mengalokasikan sekitar Rp150 juta untuk program ketahanan pangan melalui BUMDes.
Salah satu fokusnya adalah pengembangan komoditas jagung.
Haerun menyebut, pengelolaan komoditas jagung melalui BUMDes telah menunjukkan hasil dengan produksi yang mencapai lebih dari 10 ton.
Ke depan, pemerintah desa berencana memperluas keterlibatan masyarakat, khususnya para petani.
“Target kami pada 2027, seluruh masyarakat petani bisa kita manfaatkan dan libatkan dalam program ketahanan pangan ini,” ujarnya.
Tak hanya sektor pertanian, Pemerintah Desa Toaya Vunta juga memberikan perhatian kepada masyarakat pesisir.
Bantuan berupa mesin katinting telah disiapkan untuk mendukung aktivitas nelayan dan diberikan kepada tiga kelompok nelayan.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus membantu memperkuat perekonomian keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, pemerintah desa juga mulai mempersiapkan pendataan masyarakat yang membutuhkan bantuan bedah rumah.
Pendataan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi rumah warga sekaligus menentukan sasaran program secara lebih tepat.
Haerun menegaskan, seluruh program desa diarahkan untuk mendukung terwujudnya desa yang lebih maju dan secara bertahap menuju desa mandiri.
“Harapan kami ke depan Desa Toaya Vunta bisa semakin maju dan mempersiapkan diri menuju desa mandiri. Tentunya program-program yang ada harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
Liputan : Redaksi
Tidak ada komentar