MENU Kamis, 24 Sep 2026

Revitalisasi SDN 12 Sindue Dimulai, Siswa Belajar di Tengah Keterbatasan Ruang

waktu baca 3 menit
Minggu, 20 Sep 2026 04:59 153 Admin 1

DONGGALA PSNews.site – Revitalisasi fasilitas pendidikan di SDN 12 Sindue, Desa Kavaya, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai dilaksanakan. Pembangunan tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas serta penambahan fasilitas perpustakaan.

Kepala sekolah SDN 12 Sindue, Taufik,S,PD.SD, menjelaskan, saat ini sekolah memiliki sekitar 140 siswa. Namun, proses pembangunan membuat pihak sekolah harus melakukan penyesuaian terhadap penggunaan sejumlah ruangan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Untuk sementara, salah satu ruang kelas harus disekat dan dimanfaatkan sebagai ruang kantor. Kondisi tersebut dilakukan sebagai langkah sementara sambil menunggu tersedianya fasilitas ruang kantor administrasi yang lebih memadai.

“Untuk sementara ruang kelas disekat untuk ruang kantor,” ujar Kepsek.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan ruang kantor administrasi menjadi salah satu harapan pihak sekolah ke depan. Dengan tersedianya ruang administrasi yang representatif, aktivitas pengelolaan sekolah diharapkan dapat berjalan lebih optimal tanpa mengganggu fungsi ruang belajar siswa.

Dari sisi tenaga pendidik, SDN 12 Sindue saat ini memiliki empat guru berstatus PNS, tiga guru PPPK, serta tiga tenaga honorer. Selain itu, terdapat satu tenaga administrasi yang membantu pelayanan administrasi sekolah.

Kepala sekolah mengatakan, kondisi tenaga pengajar untuk sementara dinilai masih cukup untuk menunjang proses pembelajaran. Namun, kebutuhan sarana dan prasarana tetap menjadi perhatian utama, terutama selama proses revitalisasi berlangsung.

Untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, pihak sekolah juga mengambil langkah dengan membangun tenda sebagai ruang sementara bagi siswa.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pembelajaran tidak sepenuhnya terganggu akibat pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung.

“Untuk proses belajar mengajar, kami membangun tenda untuk menyikapi kondisi siswa selama proses pengajaran,” jelasnya.

Ia menegaskan, pekerjaan revitalisasi sekolah saat ini masih berada pada tahap awal. Karena itu, sejumlah fasilitas yang menjadi bagian dari pekerjaan belum dapat terlihat secara keseluruhan.

“Pembangunan sekolah ini masih dalam tahap awal dan belum ada apa-apanya,” ujarnya.

Pembangunan tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pelaksanaan pekerjaan disebut mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Pihak sekolah berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan, RAB, serta target waktu yang telah ditetapkan hingga pekerjaan selesai.

Selain pembangunan ruang kelas dan perpustakaan, pihak sekolah juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas pendukung lainnya, termasuk ruang kantor administrasi dan sarana Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Untuk operasional sekolah, kebutuhan pembiayaan juga masih mengandalkan dukungan dana BOS sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap pembangunan ini dapat sukses sampai selesai dan seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan,” kata Kepala SDN 12 Sindue.

Dengan jumlah siswa mencapai 140 orang, pihak sekolah berharap revitalisasi tersebut benar-benar mampu meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus memberikan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Liputan : Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA