PaPalPSNews.site – Kepala SMKN 3 Palu, Hamka, S.Pd., M.Pd., menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan lebih efektif apabila pengelolaannya diserahkan kepada masing-masing sekolah.
Menurutnya, sekolah lebih memahami kebutuhan peserta didik sehingga distribusi makanan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan lebih mudah diawasi.
Hamka menjelaskan, selama ini kualitas makanan yang disediakan dari dapur penyedia sudah mengalami peningkatan. Ia mengaku beberapa kali menyampaikan masukan terkait kualitas menu, dan setelah adanya pergantian kepala dapur, pelayanan dinilai semakin baik.
“Kalau sekarang sudah jauh lebih bagus. Kami memang sering memberikan masukan terkait kualitas makanan dan menu yang disajikan,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai sistem distribusi masih perlu dievaluasi. Menurut Hamka, apabila pengelolaan dilakukan langsung oleh sekolah, proses pembagian makanan akan lebih tertib karena pihak sekolah mengetahui jumlah siswa yang hadir setiap hari.
Ia juga menyoroti masih adanya kendala ketika sebagian siswa tidak hadir, sehingga pendataan penerima makanan harus terus disesuaikan. Dengan pengelolaan di sekolah, guru dapat lebih mudah mengawasi sekaligus memastikan makanan diterima oleh siswa yang berhak.
Selain itu, Hamka mengusulkan agar menu makanan dibuat lebih bervariasi sesuai jadwal yang telah disusun, sehingga siswa tidak merasa bosan. Ia mencontohkan menu ayam, telur, daging, buah, maupun jenis makanan bergizi lainnya dapat diatur secara bergantian setiap pekan.
Untuk penyediaan air minum, Hamka berpendapat sekolah dapat memanfaatkan dispenser yang telah tersedia di lingkungan sekolah. Cara tersebut dinilai lebih praktis, mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, serta tetap memenuhi kebutuhan air minum bagi peserta didik.
Terkait keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, Hamka berharap program tersebut tetap dilanjutkan karena memberikan manfaat bagi siswa. Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah evaluasi dan penyempurnaan sistem pelaksanaan agar tujuan meningkatkan gizi peserta didik dapat tercapai secara optimal.
Redaksi : Rudi Chanel
Tidak ada komentar