MENU Sabtu, 08 Agu 2026

Wali Kota Palu Dorong Kebijakan Berbasis Riset di PAIR Annual Meeting 2026, Usulkan Kajian Tambang Ramah Lingkungan

waktu baca 3 menit
Rabu, 22 Jul 2026 14:14 112 Admin 1

MAKASSAR PSNews.site – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, menjadi salah satu narasumber dalam PAIR Annual Meeting 2026 yang digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/7/2026).

 

Forum ilmiah bertema “Coastal Communities Sulawesi: Science, Policy and Action” tersebut diselenggarakan oleh Partnership for Australia-Indonesia Research (PAIR) Sulawesi.

 

Kegiatan ini mempertemukan para peneliti, akademisi, pembuat kebijakan, serta mitra pembangunan untuk membahas berbagai isu strategis, khususnya keterkaitan antara perubahan iklim dan kesehatan (climate & health).

 

Bidang ini berfokus pada upaya memahami dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia sekaligus memperkuat sistem kesehatan melalui pendekatan ilmiah.

 

Dalam paparannya, Wali Kota Hadianto menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus disusun berdasarkan kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Menurutnya, hasil penelitian menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

“Pemerintah dalam mengambil sebuah kebijakan tentu melalui sebuah kajian.

 

Oleh karena itu, rekomendasi para peneliti, khususnya PAIR, dalam mengatasi persoalan climate & health beserta berbagai dampaknya sangat dibutuhkan oleh pemerintah.

 

Bukan hanya Pemerintah Kota Palu, tetapi menurut saya seluruh pemerintah membutuhkan hal tersebut,” ujar Hadianto.

 

Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Palu untuk menerjemahkan rekomendasi ilmiah ke dalam kebijakan dan langkah nyata di lapangan.

 

“Kalau sudah ada rekomendasi, maka Pemerintah Kota Palu siap mengeksekusi,” tegasnya.

 

Menurut Hadianto, kolaborasi antara pemerintah dan kalangan peneliti merupakan kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

 

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang adaptif, berbasis bukti (evidence-based policy), sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Selain menjadi pembicara utama, Wali Kota Palu juga mengikuti sesi diskusi panel bersama para peneliti PAIR untuk memberikan masukan mengenai arah penelitian pada masa mendatang agar menghasilkan dampak yang lebih luas.

 

Dalam sesi Research Advisory, Hadianto turut mengusulkan pentingnya kajian mengenai konsep pertambangan ramah lingkungan yang dapat dijadikan acuan bagi perusahaan sebelum memulai aktivitas pertambangan.

 

Menurutnya, isu pertambangan masih menjadi polemik, terutama karena kewenangan pengelolaan sektor tersebut berada di pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah lebih banyak menghadapi dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan.

 

“Untuk mengurangi polemik, hadirnya kajian tambang ramah lingkungan dibutuhkan perusahaan sebelum aktivitas pertambangan,” ungkapnya.

 

Keikutsertaan Wali Kota Palu sebagai narasumber dalam forum internasional tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Palu dalam memperkuat pengambilan kebijakan berbasis riset serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra internasional guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

PAIR Sulawesi merupakan program penelitian bilateral yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) bersama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

 

Saat ini, PAIR Sulawesi melibatkan 19 perguruan tinggi dengan sekitar 180 peneliti yang tersebar di enam provinsi di Pulau Sulawesi.

 

PAIR Annual Meeting 2026 menjadi forum tahunan untuk mempresentasikan hasil penelitian tahun pertama, mengevaluasi tantangan pelaksanaan program, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menyusun arah dan prioritas penelitian pada tahun kedua.

 

Editor : R

Sumber : Tim Kominfo Kota Palu

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA