MENU Sabtu, 08 Agu 2026

Wawali Palu Pimpin Rapat Persiapan Kerja Sama Distributor Pangan, Perkuat Ketahanan dan Stabilitas Harga

waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Jun 2026 14:04 36 Admin 1

PALU PSNews site – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., memimpin rapat koordinasi terkait rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Palu dengan distributor dan produsen komoditas pangan strategis di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Palu, Rabu (24/6/2026).

 

Rapat tersebut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, serta sejumlah pejabat dari perangkat daerah terkait.

Pertemuan ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Palu dalam memperkuat sistem ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi yang lebih terstruktur dengan para distributor dan produsen yang selama ini berperan penting dalam menjaga pasokan kebutuhan masyarakat.

 

Dalam rapat tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palu, Rahmad Mustafa, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan pendataan dan inventarisasi ulang terhadap distributor pangan yang beroperasi di Kota Palu sebagai dasar penyusunan skema kerja sama yang akan dibangun.

 

“Kita menginventarisir kembali distributor-distributor kita, distributor pangan yang berada di Kota Palu,” ujarnya.

 

Rahmad menjelaskan, pada pekan depan Pemerintah Kota Palu akan menggelar pertemuan lanjutan yang melibatkan sekitar 32 distributor komoditas pangan strategis. Forum tersebut akan difokuskan pada penyusunan konsep kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, distributor, serta instansi teknis terkait.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga komoditas di tingkat distributor.

 

“Pertama untuk memastikan bahwa ketersediaan pangan ini ada di Kota Palu. Kemudian untuk bisa mengendalikan harga-harga di distributor,” kata Rahmad.

 

Selain menjaga pasokan dan harga, Pemerintah Kota Palu juga berupaya memperkuat rantai pasok pangan lokal dengan mendorong keterhubungan yang lebih erat antara distributor dan kelompok tani. Melalui pola tersebut, hasil pertanian lokal diharapkan dapat terserap terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Palu sebelum dipasarkan ke daerah lain.

 

Rahmad menambahkan, koordinasi dengan distributor maupun petani selama ini telah berjalan melalui perangkat daerah terkait. Namun, pertemuan bersama yang akan digelar pekan depan diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Distributor yang akan dilibatkan berasal dari berbagai sektor komoditas strategis, mulai dari minyak goreng, telur, daging ayam, hingga berbagai kebutuhan pokok lainnya yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasar.

Lebih lanjut, Rahmad menegaskan bahwa langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Palu bukan karena adanya persoalan ketersediaan maupun lonjakan harga pangan, melainkan sebagai upaya preventif dan penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.

 

“Ini bukan karena ada masalah. Justru ini sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Palu untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk para distributor, dalam membangun perekonomian daerah. Alhamdulillah, kondisi harga di pasar saat ini masih terjangkau dan relatif stabil. Yang kita lakukan sekarang adalah menjaga agar kondisi ini tetap terpelihara,” tuturnya.

 

Melalui kerja sama yang tengah dipersiapkan tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap dapat membangun ekosistem pangan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha distribusi, serta petani lokal sebagai bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah.

 

Editor : R

Sumber : Tim Diskominfo kota palu

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA