MENU Sabtu, 08 Agu 2026

Pemerintah Siapkan Tabung Merah Putih sebagai Pengganti LPG 3 Kg, Uji Coba Dimulai Juli 2026

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Jul 2026 01:18 137 Admin 1

Jakarta PSNews.site – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menyiapkan Tabung Merah Putih sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg) atau yang selama ini dikenal sebagai Gas Melon. Program tersebut ditargetkan menjadi langkah baru dalam meningkatkan efisiensi subsidi energi sekaligus memanfaatkan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga.

 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, mengatakan penamaan “Tabung Merah Putih” merupakan identitas tabung Compressed Natural Gas (CNG) untuk sektor rumah tangga, sebagaimana sebelumnya telah disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia,mengutip berita CNN Indonesia.

 

Menurut Laode, prototipe tabung CNG akan mulai diproduksi pada Juli 2026.

Sebanyak sekitar 15 unit prototipe akan menjalani serangkaian pengujian di Lemigas untuk memastikan keamanan dan kelayakan sebelum digunakan secara luas.

 

Ia menjelaskan, kapasitas Tabung Merah Putih dirancang setara dengan LPG 3 kilogram. Seluruh prototipe saat ini masih diproduksi di China dengan menggunakan material komposit berteknologi tipe empat yang lebih ringan dibandingkan tabung logam konvensional.

 

Pengujian yang dilakukan akan berfokus pada aspek keselamatan, terutama ketahanan tabung terhadap tekanan tinggi serta sistem katup (valve) yang terintegrasi dengan tabung. Bobot yang lebih ringan diharapkan memudahkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, saat menggunakan tabung tersebut.

 

Meski mengusung teknologi baru, pemerintah memastikan harga jual Tabung Merah Putih akan tetap disamakan dengan harga LPG 3 kilogram. Dengan skema tersebut, pemerintah memperkirakan subsidi energi dapat ditekan hingga sekitar 30 persen tanpa membebani masyarakat.

 

Selain itu, pemerintah membuka peluang pembangunan pabrik tabung CNG di Indonesia apabila kebutuhan nasional terus meningkat.

 

Implementasi program akan dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah yang telah memiliki kesiapan pasokan gas bumi melalui kerja sama dengan SKK Migas.

 

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, meningkatkan ketahanan energi nasional, sekaligus mengurangi beban subsidi LPG di masa mendatang.

 

Sumber berita, CNN Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA