MENU Senin, 19 Okt 2026

Rusdi Mastura Serahkan Mandat AMRI kepada Tezar Abdul Gani, Targetkan Lahirnya Politisi Muda di Sulteng

waktu baca 3 menit
Jumat, 16 Okt 2026 08:11 140 Admin 1

PALU PSNews.site – Tokoh politik Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura, menyerahkan mandat kepengurusan Angkatan Muda Republik Indonesia (AMRI) kepada Tezar Abdul Gani sebagai Ketua ANGKATAN MUDA RAKYAT INDONESIA ( AMRI )Sulawesi Tengah. Penyerahan mandat tersebut berlangsung di Kantor DPD Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sulawesi Tengah, Jalan Juanda, Kota Palu, Jumat (16/10/2026).

Penyerahan mandat ini menjadi langkah awal pembentukan dan penguatan struktur organisasi AMRI sebagai sayap kepemudaan PRI, sekaligus wadah kaderisasi generasi muda untuk berkiprah dalam dunia politik.

Ketua AMRI Sulawesi Tengah, Tezar Abdul Gani, menjelaskan bahwa AMRI dibentuk untuk mengakomodasi aspirasi dan kepentingan generasi muda, khususnya dalam bidang politik, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“AMRI merupakan organisasi sayap PRI yang secara khusus bergerak pada segmen kepemudaan. Kami ingin membangun kekuatan politik anak muda sekaligus melahirkan kader-kader potensial yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat,” jelas Tezar.

Menurutnya, setelah menerima mandat, tugas utama kepengurusan AMRI Sulawesi Tengah adalah melakukan konsolidasi organisasi dan melengkapi struktur kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) pada 12 kabupaten dan satu kota.

Konsolidasi tersebut selanjutnya akan diperluas hingga tingkat kecamatan, desa, ranting, bahkan anak ranting, mengikuti struktur organisasi partai induk.

“Kami akan melakukan konsolidasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga ke tingkat paling bawah. Tujuannya membangun jaringan organisasi yang kuat dan terstruktur,” ungkapnya.

 

AMRI Targetkan Kader Muda Duduk di Parlemen

 

Tezar menegaskan, kehadiran AMRI tidak hanya bertujuan memperkuat basis kepemudaan PRI, tetapi juga mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin dan politisi masa depan.

Melalui pembinaan dan pendidikan politik, AMRI diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas untuk bersaing dalam pemilihan legislatif.

“Target kami, AMRI bisa melahirkan politisi-politisi muda yang nantinya duduk di DPRD kabupaten dan kota, DPRD provinsi, bahkan tidak menutup kemungkinan sampai ke DPR RI,” tegas Tezar.

Ia menambahkan, Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah yang mengawali penyerahan mandat AMRI karena kesiapan struktur organisasi yang telah dibangun.

Menurutnya, pengembangan AMRI juga dilakukan secara nasional dengan jangkauan organisasi di 34 provinsi

Siapkan Program Sosial dan Pemberdayaan Pemuda

Selain konsolidasi politik, AMRI Sulawesi Tengah juga berencana menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi generasi muda.

Salah satu program yang disiapkan adalah pembinaan pelaku usaha mikro dari kalangan pemuda guna mendorong kemandirian ekonomi dan menciptakan peluang usaha baru.

AMRI juga akan membangun sinergi dengan PRI dalam menjalankan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau PRI memiliki program penanaman satu juta pohon kelapa di 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah, maka AMRI juga akan menyiapkan program pemberdayaan pemuda, termasuk pembinaan pelaku usaha mikro muda,” jelasnya.

Tezar berharap kehadiran AMRI dapat menjadi ruang bagi generasi muda Sulawesi Tengah untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan politik.

Dengan terbentuknya kepengurusan AMRI Sulawesi Tengah, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam mendorong keterlibatan anak muda melalui kegiatan politik, sosial, dan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Redaksi | PS News.site

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA