PALU PSNews.site – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sulawesi Tengah terus mempercepat konsolidasi organisasi dengan membentuk struktur kepengurusan hingga ke tingkat bawah.Selasa 28/09/2026
Sekretaris DPD PRI Sulawesi Tengah, Andika, mengatakan pembentukan struktur menjadi salah satu fokus utama partai saat ini, mulai dari DPD, DPC, DPAC, ranting hingga anak ranting di tingkat RT/RW.
Menurutnya, saat ini sudah terdapat empat DPC yang menyerahkan struktur kepengurusannya kepada DPD dan selanjutnya akan diproses secara administratif untuk diteruskan ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Alhamdulillah, sudah ada empat DPC yang hari ini menyerahkan strukturnya ke DPD.
” Tinggal proses administrasi untuk dikirim ke tingkat DPP. Sementara yang lainnya masih dalam tahap penggodokan,” ujar Andika.
Ia menjelaskan, amanah sebagai sekretaris DPD PRI diberikan langsung oleh Haji Rusdy Mastura selaku pemegang mandat pembentukan partai di Sulawesi Tengah.
Andika mengaku siap menjalankan amanah tersebut untuk membantu membesarkan PRI di Sulawesi Tengah. Ia menyebut Rusdy Mastura sebagai sosok yang memiliki rekam jejak dan pengalaman panjang dalam dunia politik.
“Ini adalah amanah yang diberikan oleh Bapak Haji Rusdy Mastura. Beliau saya anggap sebagai orang tua, pimpinan sekaligus guru saya dalam politik. Karena itu, saya sangat bersyukur dan merasa beruntung diberikan amanah sebagai sekretaris untuk membantu beliau membesarkan partai ini,” katanya.
Bidik Dua Kursi DPR RI
Dalam menghadapi agenda politik mendatang, PRI Sulteng memasang target cukup ambisius. Andika menyebut partainya menargetkan dapat merebut dua kursi DPR RI dari Sulawesi Tengah.
Target tersebut, kata dia, bukan tanpa dasar. PRI melihat modal sosial yang dimiliki Rusdy Mastura serta respons masyarakat terhadap proses pembentukan partai menjadi salah satu indikator optimisme.
“Kita targetkan dua kursi DPR RI. Mengingat perolehan suara pada Pilkada sebelumnya, suara yang diperoleh Pak Rusdy Mastura kurang lebih 300 ribu. Itu menjadi modal sosial dasar bagi kita untuk berani membuat target dua kursi,” jelasnya.
Selain DPR RI, PRI juga menargetkan perolehan kursi di tingkat DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
Andika mengatakan pihaknya menargetkan sedikitnya setengah fraksi kursi di tingkat legislatif daerah pada Pemilu mendatang.
“Kita menetapkan target minimal mendapatkan setengah fraksi kursi di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” ujarnya.
Fokus Selesaikan DPC
Untuk saat ini, PRI Sulteng masih memprioritaskan pembentukan DPC sebelum masuk pada tahapan pembentukan struktur organisasi di tingkat bawah.
Sejumlah daerah, termasuk Parigi, disebut mulai melakukan proses konsolidasi. Namun, menurut Andika, seluruh tahapan dilakukan secara bertahap agar struktur partai benar-benar siap.
“Untuk saat ini kita fokus menyelesaikan DPC. Setelah itu baru masuk ke tahap berikutnya, termasuk pembentukan struktur di tingkat kecamatan dan seterusnya,” katanya.
Andika menegaskan PRI ingin menjadikan partai tersebut sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan daerah, baik untuk mengisi posisi legislatif maupun eksekutif.
“Kita ingin PRI mampu memberi warna baru dalam dinamika politik di Sulawesi Tengah dan menjadi rumah kaderisasi kepemimpinan daerah di semua tingkatan kekuasaan, baik eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.
Ia berharap kader yang bergabung tidak hanya menjadi bagian dari struktur partai, tetapi juga memiliki kapasitas dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kita ingin orang-orang yang bergabung di PRI menjadi kader-kader yang siap didistribusikan untuk melakukan sesuatu yang baik dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat di semua tingkatan,” tambahnya.
Tegaskan Dukungan untuk Prabowo
Di luar agenda elektoral daerah, Andika juga menegaskan komitmen PRI untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Dukungan tersebut, menurutnya, dilandasi prinsip keberlanjutan kepemimpinan, kebijakan, serta pembangunan nasional.
“Komitmen kita tegas bahwa kita mendukung Presiden Prabowo untuk dua periode. Prinsip kita adalah kepemimpinan berkelanjutan, kebijakan berkelanjutan, dan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menilai keberlanjutan kepemimpinan diperlukan agar berbagai program pembangunan yang sedang berjalan dapat dilanjutkan dan hasilnya dapat dirasakan secara lebih menyeluruh oleh masyarakat.
“Kalau hanya satu periode, apa yang dibangun oleh Bapak Presiden Prabowo hari ini tidak mungkin terlihat hasilnya secara keseluruhan. Itu bisa terlihat ketika dua periode terjadi,” pungkas Andika.
Liputan : Tezar
Editor : Rudy
Tidak ada komentar